Ilkay Guendogan berasumsi bahwa rekan setimnya di Jerman Joshua Kimmich akan divaksinasi.

 Tim Jerman harus kehilangan lima pemain selama jeda internasional minggu ini karena karantina, karena Niklas Sule dinyatakan positif COVID19.

 Joshua Kimmich berada di garis depan perjuangan melawan pandemi COVID-19. Sayangnya, bek Bayern Munich itu belum mau divaksinasi.

 Ketika pandemi muncul pada Maret 2020, hampir semua aktivitas manusia terhenti di berbagai belahan dunia, termasuk sepak bola, yang telah “mati suri” selama lebih dari tiga bulan.

 Pada saat ini, lebih dari 2,5 juta euro dana untuk memerangi COVID 19 telah dikumpulkan dan disumbangkan. Hampir dua tahun setelah pandemi dimulai, kondisi berangsur-angsur membaik.

 Selain kewaspadaan pemerintah masing-masing negara, keberadaan vaksin juga membantu menekan angka penularan.Sayangnya, masih banyak yang tergolong antivaksin sehingga bisa membahayakan nyawa orang lain.

 Termasuk atlet lapangan yang secara terang-terangan menentang vaksin, salah satunya Kimmich yang tidak menerima vaksin.

 Fakta ini jelas mengejutkan publik dan bahkan mengkritik perilaku Kimmich yang egois. Dengan pemikiran itu, Kimmich mencoba membela diri karena tidak yakin dengan efek jangka panjang dari vaksin COVID19. 97

 Kesaksian Flick membuat Kimmich kembali menjadi pusat perhatian, karena FC Bayern Munich telah menyatakan bahwa dia menolak untuk divaksinasi karena dia ragu vaksinasi akan berhasil.

 Namun, gelandang Jerman Ilkay Gündogan yakin Kimmich akan berubah pikiran.Dia mengira Kimmich akan divaksinasi dalam waktu dekat.

 Guendogan, yang pernah dinyatakan positif COVID19, masih percaya bahwa vaksin adalah cara paling efektif untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan dari COVID19. Namun, andalan Manchester City ini saat ini masih menghormati pilihan Kimmich karena merupakan kebebasan masing-masing individu untuk divaksinasi atau tidak.

 “Saya pikir waktunya akan tiba ketika Jo (Kimmich) akan divaksinasi. Dia tidak melakukan ini dengan sengaja demi masa depan,” kata Guendogan, menurut Daily Mail.

 “Setiap orang harus melihat ke cermin dan menjawab sendiri.” sendiri, jika mereka telah melakukan segala daya mereka untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai dengan kemampuan terbaik mereka. “” Karena vaksinasi tidak wajib, setiap orang punya pilihan, “jelasnya.

 Jerman sendiri, bahkan tanpa lima pemain Di bawah karantina, masih tampil tangguh di laga melawan Liechtenstein di Kualifikasi Piala Dunia 2022 (11/12). Timnas meraih kemenangan telak 90.

lowellmutualaid