Antoine Griezmann sempat dikabarkan akan dilepas Barcelona ke klub-klub Liga Inggris. Tampaknya kini, hal itu menemui jalan buntu.

Dilansir dari berita olahraga, Barcelona masih berusaha untuk melepas pemain demi mendapat untung sekaligus menghemat beban pengeluaran gaji. Salah satu yang masuk dalam daftar teratas adalah Antoine Griezmann.

Griezmann dinilai belum memberikan penampilan terbaiknya sejak berseragam Blaugrana di tahun 2019. Jumlah gol dan assist darinya masih jauh dari ekspektasi.

Gaji Antoine Griezmann sendiri per pekan di Barcelona adalah sebesar 400 ribu Euro per pekan atau setara Rp 6,8 milar. Itu menjadikannya sebagai pemain dengan gaji tertinggi kedua di klub, setelah Lionel Messi.

Maka, Griezmann mau dilepas. Bisa dijual atau juga dipinjamkan, mengingat kontrak si pemain masih lama sampai tahun 2024.

Opsi kedua dinilai bisa lebih realistis. Nanti ke depannya, klub yang meminjam Griezmann akan membayar sekitar 50 persen gaji Griezmann itu dan membantu sedikit meringankan ‘nafas’ Barcelona.

Dikabarkan, Barcelona mau melepas Antoine Griezmann ke Liga Inggris. Beberapa klub memang sempat dirumorkan berminat kepadanya.

Manchester United suka sejak Griezmann dari dulu. Chelsea mau meminjamnya demi memperkuat lini serang. Terbaru, Tottenham Hotspur dan Arsenal juga berminat kepada pemain berpasor Prancis itu.

Sayangnya, rumor tersebut diyakini cuma jadi pepesan kosong. Nyatanya, klub-klub Liga Inggris tidak berminat mengangkut Griezmann.

Griezmann sudah berusia 30 tahun dan klub-klub seperti Chelsea dan City punya kebijakan ketat soal batas pemain berusia 30 tahun. Chelsea sendiri masih memburu Erling Haaland atau Robert Lewandowski dan City masih memburu Harry Kane.

Maka sepertinya, Barcelona dan Antoine Griezmann mendapat jalan buntu di Premier League. Cuma Atletico Madrid yang memberi secercah harapan, tapi Barca rasa-rasanya enggan membuat kesalahan yang sama dengan melepas Luis Suarez ke sana musim lalu, eh Atletico malah juara Liga Spanyol.

Antoine Griezmann kencang diberitakan akan menjadi pemain yang dilepas Barcelona pada bursa transfer musim panas 2021. Barcelona butuh mengurangi pemain, terutama yang bergaji besar.

Griezmann yang menerima gaji lebih dari 45 juta euro (sekitar Rp766,6 miliar) per tahun masuk ke kriteria ini. Masalahnya, Barcelona kesulitan dalam mencari klub yang mau menampung Griezmann.

Klub lama sang pemain, Atletico Madrid, sempat menjadi kandidat utama. Akan tetapi, nilai transfer dan sejarah buruk Griezmann dan Atletico Madrid membuat negosiasi ini sulit menemui kata akhir.

Fan Atletico Madrid disebut sulit memaafkan Griezmann yang membelot ke Barcelona meski musim sebelumnya berjanji untuk bertahan.

Setelah Atletico Madrid, Juventus kini masuk kandidat sebagai klub penampung Griezmann. Juventus tertarik dengan opsi meminjam Griezmann pada musim 2021-2022.

Rencana ini baru terlaksana jika megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, sudah memutuskan soal masa depannya. Kontrak Ronaldo di Juventus masih tersisa hingga 30 Juli 2022.

Akan tetapi, klub besar seperti Paris Saint-Germain sudah memonitor situasi Ronaldo sejak tahun ini. PSG sedang mencari penyerang baru setelah penyerang muda mereka, Kylian Mbappe, dirumorkan akan hengkang pada tahun depan.

Kepergian Ronaldo akan meringankan beban pengeluaran gaji di Juventus. Dengan demikian, Juventus bisa lebih leluasa jika ingin mendatangkan pemain baru. Griezmann pun bisa mendapat rumah baru jika skenario di atas terjadi.

Keluarnya secara ekonomi penting bagi klub dan Barcelona melihat bahwa kepergiannya diperlukan untuk membuat skuad layak dan berkelanjutan.

Pembicaraan mengenai kesepakatan pertukaran dengan Saul Niguez dari Atletico Madrid pun sudah dihentikan.

lowellmutualaid